Wednesday, 8 April 2020

Kenali COVID-19 - Istilah-Istilah Corona Virus

APA ITU COVID-19?

COVID-19 merupakan singkatan dari Corona Virus Disease 2019 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh SARS-CoV-2, salah satu jenis koronavirus. Penderita COVID-19 dapat mengalami demam, batuk kering, dan kesulitan bernafas.

APAKAH COVID-19 MENULAR?

YA. Infeksi menyebar dari satu orang ke orang lain melalui percikan (droplet) dari saluran pernapasan yang sering dihasilkan saat batuk atau bersin. Jarak jangkauan droplet biasanya hingga 1 meter. Droplet bisa menempel di benda, namun tidak akan bertahan lama di udara. Waktu dari paparan virus hingga timbulnya gejala klinis antara 1-14 hari dengan rata-rata 5 hari. Maka, orang yang sedang sakit diwajibkan memakai masker guna meminimalisir penyebaran droplet.

APA PENYEBAB COVID-19?

Sampai saat ini belum diketahui penyebab dari virus Corona, tetapi diketahui virus ini disebarkan oleh hewan dan mampu menjangkit dari satu spesies ke spesies lainnya, termasuk manusia. Diketahui virus Corona berasal dari Kota Wuhan di China dan muncul pada Desember 2019.

CARA MELINDUNGI DIRI

  1. Terapkan etika batuk atau bersin (dengan menutup mulut dan hidung). Jangan meludah sembarangan.
  2. Bersihkan benda yang sering disentuh.
  3. Gunakan masker jika Anda sakit dan segera ke fasilitas kesehatan terdekat
  4. Cuci tangan dengan sabun
  5. Konsumsi makanan bergizi dan olahraga
  6. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum dicuci


APA YANG HARUS DILAKUKAN JIKA MENGALAMI GEJALA MIRIP COVID-19?

  1. Hubungi nomor layanan Purbalingga Tanggap COVID-19 atau periksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
  2. Gunakan masker dan ganti secara berkala.
  3. Batasi kontak dengan orang lain dan tetap tinggal di rumah.


Tuesday, 7 May 2019

Esensi Puasa: Pengendalian Diri


Kewajiban puasa bagi umat Islam di bulan Ramadhan dinyatakan dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 183. Namun, Allah dalam firmannya tersebut juga menyebut bahwa puasa juga telah dilakukan oleh umat-umat terdahulu sebelum risalah dan syariat Islam (pra-Islam) dibawa oleh Nabi Muhammad SAW. Penjelasan tersebut terdapat pada potongan ayat, kama kutiba 'alal ladzina min qablikum (Sebagaimana diwajibkan atas (umat-umat) yang sebelum kamu).

Muhammad Quraish Shihab dalam Wawasan Al-Qur’an: Tafsir Maudhu'i atas Pelbagai Persoalan Umat (2000) menyebut bahwa seseorang dapat bertanya mengapa puasa menjadi kewajiban bagi umat-umat terdahulu dan umat Islam hingga kini? Manusia memiliki kebebasan bertindak untuk memilih dan memilah aktivitasnya, termasuk dalam hal ini, makan, minum, dan berhubungan seks.

Thursday, 2 May 2019

Grebeg Onje, sebuah Ritual di Desa Onje Purbalingga

Untuk melestarikan budaya luhur yang berpotensi sebagai wisata religi itu, semenjak tiga tahun lalu, prosesi menjelang Ramadan itu dibalut dalam rangkaian ritual budaya Grebeg Onje, sebuah rangkaian ritual yang menandai akhir bulan Sa’ban dan menyambut datangnya puasa atau Ramadan.

Grebeg Onje tahun ini digelar mulai 1 Mei hingga 3 Mei 2019 di Desa Onje Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga. Rangkaian kegiatan hari pertama dimulai pukul 09.00 WIB dengan kegiatan pembukaan dan kuliner jajan pasar. Acara dengan atmosfer wisata religi ini lantas dilanjutkan dengan prosesi ziarah kubur. Kemudian, pukul 13.00 WIB, diadakan napak tilas sejarah Onje.

Desa Onje, Kecamatan Mrebet dikenal dengan wisata religinya yaitu Makam Adipati Onje, pemimpin masa lalu cikal bakal Purbalingga ada di sini. Disamping itu, yang tak kalah penting adalah bahwa jejak syiar agama Islam di Jawa Tengah bagian barat yang bisa dirunut dari keberadaan Masjid Raden Sayyid Kuning, penyebar agama Islam yang lantas dikenal dengan sebutan Islam Aboge juga berada di Desa Onje ini.

Makanya, tidak aneh jika masyarakat Desa Onje sejak puluhan tahun lampau memiliki ritual khusus menyambut Ramadan. Sudah menjadi tradisi, masyarakat menggelar syukuran dalam bentuk nasi penggel yang diberikan kepada para kerabat.