Santri : "Ini semua gara-gara Nabi Adam, ya Gus!"
Gus Dur : "Loh, kok tiba-tiba menyalahkan Nabi Adam, kenapa Kang."
Santri : "Lah iya, Gus. Gara-gara Nabi Adam dulu makan buah terlarang, kita sekarang merana. Kalau Nabi Adam dulu enggak tergoda Iblis kan kita anak cucunya ini tetap di surga. Enggak kayak sekarang, sudah tinggal di bumi, eh ditakdirkan hidup di Negara terkorup, sudah begitu jadi orang miskin pula. Emang seenak apa sih rasanya buah itu, Gus?"
Gus Dur : "Ya tidak tahulah, saya kan juga belum pernah nyicip. Tapi ini sih bukan soal rasa. Ini soal khasiatnya."
Santri : "Kayak obat kuat aja pake khasiat segala. Emang Iblis bilang khasiatnya apa sih, Gus? Kok Nabi Adam bisa sampai tergoda?"
Gus Dur : "Iblis bilang, kalau makan buah itu katanya bisa menjadikan Nabi Adam abadi."
Santri : "Anti-aging gitu, Gus?"
Gus Dur : "Iya. Pokoknya kekal."
Santri : "Terus Nabi Adam percaya, Gus? Sayang, iblis kok dipercaya."
Gus Dur : "Lho, Iblis itu kan seniornya Nabi Adam."
Santri : "Maksudnya senior apa, Gus?"
Gusdur : "Iblis kan lebih dulu tinggal di surga dari pada Nabi Adam dan Siti Hawa."
Santri : "Iblis tinggal di surga? Masak sih, Gus?"
Wednesday, 4 February 2015
Tuesday, 24 September 2013
LOWONGAN CPNS KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2013
Pemerintah Kabupaten Purbalingga akan menyelenggarakan seleksi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil dari Pelamar Umum Tahun 2013.
Berkas Lamaran kepada Bupati Purbalingga dengan alamat PO. BOX CPNS KABUPATEN PURBALINGGA 53300 melalui PT. Pos Indonesia pada tanggal 20 September s.d 30 September 2013 per stempel POS.
Download syarat dan ketentuan di link berikut :
Berkas Lamaran kepada Bupati Purbalingga dengan alamat PO. BOX CPNS KABUPATEN PURBALINGGA 53300 melalui PT. Pos Indonesia pada tanggal 20 September s.d 30 September 2013 per stempel POS.
Download syarat dan ketentuan di link berikut :
Saturday, 2 February 2013
Penderes Nira Meninggal Terjatuh dari Pohon Kelapa
PURBALINGGA, Dareno (38), warga RT 16 RW 7 Dusun Candimaya, Desa Candiwulan, Kecamatan Kutasari, Purbalingga, tewas setelah terjatuh dari pohon kelapa saat menyadap nira, Jumat (1/2) pagi.
Kejadian itu pertama kali diketahui oleh tetangga korban, Kiwan sekitar pukul 07.00 WIB. Kiwan saat itu hendak berangkat ke kebun kelapa untuk menyadap nira. "Saat jalan di kebun, saya lihat Dareno tergeletak di bawah pohon. Kepalanya berdarah," katanya pada Suaramerdeka.
Lalu dia memanggil beberapa temannya untuk minta tolong. Tubuh Dareno kemudian dibawa ke rumah, sekitar 500 meter dari lokasi. Warga lain memberitahukan kejadian itu ke polisi.
Subscribe to:
Posts (Atom)
